Skip to main content

PENGARUH KOLEKSI BUKU TERHADAP MINAT BACA DI KANTOR ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN PATI

PENGARUH KOLEKSI BUKU TERHADAP MINAT BACA DI KANTOR ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN PATI
Aris Saputro
S1 Ilmu Perpustakaan

Abstrak
Eksistensi sebuah perpustakaan merupakan suatu hal yang wajib ada dalam sebuah lembaga, lingkungan pendidikan maupun di lingkungan umum. Perpustakaan merupakan gudangnya ilmu dan informasi bacaan, baik yang berkaitan dengan dunia pendidikan maupun pengetahuan umum sehingga keberadaan perpustakaan umum diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mencari referensi sumber ilmu yang sedang dipelajarinya, dengan demikian masyarakat dapat mengembangkan wacana serta wawasannya lebih luas lagi. Melalui perpustakaan pula peningkatan sumber daya manusia dapat terwujud secara maksimal. Untuk menumbuhkembangkan minat baca, peran berbagai pihak sangat dibutuhkan. Salah satunya ialah upaya dari pihak pengelola perpustakaan untuk menarik minat masyarakat untuk lebih gemar membaca. Salah satunya ialah dengan menambah koleksi dan keanekaragaman jenis buku bacaan maupun buku ilmiah dengan berbagai sumber. Untuk itu penulis melakukan kajian tentang “Pengaruh Koleksi Buku Terhadap Minat Baca di Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati”.

Kata kunci : koleksi, minat baca, perpustakaan.


Pendahuluan
       Perpustakaan dalam segala bentuk dan jenisnya merupakan institusi yang bersifat ilmiah, informasi, dan pendidikan, sehingga semua kegiatan di dalamnya mengandung suatu nilai dan unsur pembelajaran, penelitian, pembinaan, pengembangan, ilmu pengetahuan, dan lain-lain yang berorientasi pada pencerahan dan penambahan wawasan bagi penggunanya. Sebagai penyimpan  khazanah budaya bangsa perpustakaan berusaha meningkatkan apresiasi dan minat kunjung pemustaka melalui proses penyediaan bahan bacaan (Suwarno, 2009: 13).
       Dalam Undang-undang Perpustakaan No.43 Tahun 2007, perpustakaan kabupaten merupakan perpustakaan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah kabupaten yang mempunyai tugas pokok melaksanakan pengembangan perpustakaan di wilayah kabupaten serta melaksanakan layanan perpustakaan kepada masyarakat umum. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh sebuah perpustakaan umum, salah satu kegiatannya adalah pelayanan pemustaka yang akan menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja perpustakaan tersebut karena berhubungan langsung dengan pengguna perpustakaan.
       Kabupaten Pati memiliki perpustakaan umum yang terletak di pusat kota yaitu Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati atau lebih sering disebut dengan Kantor ARPUSDA Pati. Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati adalah perpustakaan umum yang beralamatkan di Jalan Dr. Wahidin No.4 Pati, Jawa Tengah yang melayani kebutuhan informasi bagi masyarakat umum khususnya masyarakat Kabupaten Pati. Sejarah mengenai berdirinya Kantor Arpusda Pati bermula dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Perangkat Daerah, Kantor Arsip Daerah Kabupaten Pati bergabung dengan UPT Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati menjadi Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati.
Kantor ARPUSDA Pati mempunyai tujuan dalam visi dan misinya. Visi Kantor Arpusda Pati: “Arsip dan Perpustakaan Daerah sebagai sumber informasi dan warisan budaya daerah menuju sumber daya manusia berkualitas”, sedangkan untuk misinya ada beberapa yang diantaranya:
·         Memberdayakan lembaga kearsipan dan perpustakaan.
·         Meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia  kearsipan dan perpustakaan.
·         Memasyarakatkan arsip dan perpustakaan.
·         Mewujudkan pelayanan bidang perpustakaan dan kearsipan yang edukatif dan rekreatif berbasis teknologi informasi.
·         Memberdayakan arsip sebagai tulang punggung manajemen pemerintah dan pembangunan.
Sesuai salah satu misinya dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia  kearsipan dan perpustakaan Pati melengkapi koleksi buku-buku yang ada dengan tujuan meningkatkan minat baca pengunjung. Koleksi perpustakaan merupakan salah satu bagian yang penting dalam sebuah perpustakaan. Dengan adanya penambahan koleksi buku juga diharapkan dapat meningkatkan wawasan pembaca, sehingga meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya manusia dapat terwujud.
Koleksi perpustakaan ialah semua bahan pustaka yang dikumpulkan, diolah, dan disimpan untuk disebarluaskan kepada masyarakat guna memenuhi informasi mereka (Yulia, 2009: 1.5). Apabila perpustakaan menyediakan koleksi dalam jumlah yang besar dan menarik tentu akan membuat orang tertarik untuk berkunjung ke perpustakaan. Para pengunjung dapat memanfaatkan waktu luangnya untuk mendapatkan informasi dengan memanfaatkan perpustakaan umum.
Kebiasaan ini mampu meningkatkan minat baca, karena perpustakaan merupakan salah satu sarana pendukung untuk meningkatkan minat baca. Untuk meningkatkan minat pengunjung dibutuhkan pula pelayanan yang baik. Pelayanan ini bertujuan untuk mengembangkan minat dan selera dalam membaca, terampil dalam menyeleksi buku, menggunakan, dan mampu mengevaluasi materi bacaan dan memiliki kesenangan membaca (Bastiano, 2013: 3.62).
Seperti uraian di atas, maka Kantor ARPUSDA Pati menambah berbagai koleksi buku yang telah tersedia. Kantor ARPUSDA Pati merupakan perpustakaan umum yang disediakan untuk berbagai kalangan anak-anak usia dini sampai dengan kalangan orang dewasa. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dari pihak ARPUSDA Pati untuk menambah koleksi buku-buku untuk memenuhi kebutuhan buku dengan ragam dan jumlah pengunjung yang meliputi semua usia.
Peneliti memilih Kantor ARPUSDA Pati karena melalui observasi langsung didapatkan data jumlah koleksi buku Kantor ARPUSDA Pati dari tahun 2012 sampai tahun 2014 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis tertarik dalam mengkaji, “Pengaruh Koleksi Buku terhadap Minat Baca di Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati”, dengan rumusan masalah sebagai berikut:
1)      Apakah ada pengaruh peningkatan koleksi buku terhadap minat baca di Kantor ARPUSDA Pati?
2)      Seberapa besar pengaruh ketersediaan koleksi buku terhadap minat baca di Kantor ARPUSDA Pati?
Adapun tujuan penelitian ini ialah sebagai berikut:
1)        Untuk mengetahui adanya pengaruh peningkatan koleksi buku terhadap minat baca pengunjung di Kantor ARPUSDA Pati.
2)        Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh ketersediaan koleksi buku terhadap minat baca di Kantor ARPUSDA Pati.

Metodologi Penelitian
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Isi dari penelitian ini menerangkan tentang minat baca di Kantor ARPUSDA Pati. Apakah ada pengaruh ketersediaan koleksi buku terhadap minat baca di Kantor ARPUSDA Pati.
1.      Observasi
Observasi adalah segala upaya merekam segala peristiwa dan kegiatan yang terjadi selama tindakan perbaikan itu berlangsung dengan atau tanpa alat bantu (Suwandi, 2011: 41), sedangkan menurut Arikunto (2002: 204) dalam menggunakan metode observasi cara yang paling efektif ialah dengan cara melengkapinya dengan blangko atau format sebagai instrumen. Dalam penelitian ini penulis melakukan pengamatan yang berkaitan dengan pengaruh ketersediaan koleksi buku terhadap minat baca pengunjung di Kantor ARPUSDA Pati.
2.      Wawancara
Menurut Sutrisno Hadi (dalam Sugiono, 2013:137-138) wawancara dapat dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur, dan dapat dilakukan melalui tatap muka (face to face) maupun dengan menggunakan telepon. Wawancara berisi pertanyaan kunci yang akan ditanyakan kepada responden. Penulis memilih pemustaka dan staf perpustakaan Kantor ARPUSDA Pati sebagai responden untuk mengumpulkan data.

Hasil Penelitian dan Pembahasan
A.      Koleksi Buku
Berdasarkan data yang didapatkan saat penelitian dan wawancara secara tidak langsung, berikut tabel koleksi buku di Kantor ARPUSDA Pati:
No.
Tahun
Jumlah Koleksi Buku Kantor Arpusda Pati
1.
2012
35.983 eksemplar
2.
2013
38.928 eksemplar
3.
2014
43.890 eksemplar
Tabel 1. koleksi buku di Kantor Arpusda Pati Tahun 2012-2014.
(Sumber: Data primer observasi).

       Peneliti mengambil sampel data dari tahun 2012-2014. Berdasarkan tabel tersebut, mununjukkan bahwa pada setiap tahunnya di Kantor ARPUSDA Pati terdapat peningkatan koleksi berbagai jenis buku secara signifikan.
       Buku-buku koleksi di perpustakaan didapatkan melalui dana APBD dari Pemerintah Daerah setempat. Pengadaan buku-buku perpustakaan disesuaikan dengan kebutuhan perpustakaan tersebut. Adapun penambahan koleksi buku dari tahun 2012-2014 dapat dibedakan menjadi buku fiksi dan non fiksi.


Tahun 2012
Tahun 2013
Tahun 2014
Fiksi
Non Fiksi
Fiksi
Non Fiksi
Fiksi
Non Fiksi
10.150
25.833
12.329
26.599
14.034
29.856
Jumlah
35.983 eks
38.928 eks
43.890 eks
Tabel 2. koleksi buku di Kantor Arpusda Pati Tahun 2012-2014 berdasarkan jenis buku fiksi dan non fiksi (Sumber: Data primer observasi).
.

B.       Keterkaitan Koleksi Buku dan Minat Baca
Koleksi dan minat baca adalah satu hal yang berkaitan. Koleksi sendiri adalah sarana penunjang bagi peningkatan minat baca. Tak dapat dipungkiri dengan adanya koleksi maka minat baca siswa dapat bertambah. Salah satu aspek penting untuk membuat perpustakaan itu banyak digunakan adalah ketersediaan koleksi memenuhi kebutuhan penggunanya. Ketersediaan koleksi akan berpengaruh terhadap minat pengguna untuk berkunjung ke perpustakaan. Peningkatan pengguna perpustakaan akan mempengaruhi pengguna dalam memakai koleksi perpustakaan dengan cara membaca atau melakukan peminjaman buku di perpustakaan, sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan minat baca. Selain itu, penambahan koleksi buku juga berpengaruh pada intensitas para pengunjung untuk meminjam buku.
Berikut data peminjam buku di Kantor ARPUSDA Pati dari tahun 2012-2014 yang akan dijabarkan lebih detail dalam tabel tiap bulannya.
Bulan/tahun
2012
2013
2014
Januari
827
706
462
Februari
846
692
488
Maret
836
716
775
April
878
762
695
Mei
894
706
689
Juni
662
511
467
Juli
483
484
381
Agustus
629
261
332
September
706
501
545
Oktober
803
594
543
November
883
659
644
Desember
897
633
516
Jumlah
9344
7225
6537
Tabel 3. Jumlah pengunjung di Kantor Arpusda Pati Tahun 2012-2014 mulai bulan Januari-Desember. (Sumber: Data primer observasi).
Berdasarkan data tersebut terjadi penurunan peminjam buku. Hal tersebut karena banyak pengunjung yang membaca atau mengerjakan tugas masing-masing dengan memanfaatkan Wifi yang telah disediakan.

C.      Pengaruh Koleksi Buku terhadap Minat Baca di Kantor ARPUSDA Pati
Koleksi buku sangat berpengaruh terhadap segala aktivitas pengunjung perpustakaan. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya intensitas pengunjung yang semakin intens. Intensitas kunjungan dapat diukur melalui daftar hadir pengunjung. Setiap kali pengunjung berkunjung ke perpustakaan, mereka diwajibkan untuk mengisi daftar hadir. Berikut ini data pengunjung dan aktivitas pengunjung di Kantor ARPUSDA Pati:
Aktivitas
2012
2013
2014
Jumlah Anggota
1.086 orang
     646 orang
     909 orang
Jumlah pengunjung
23.749 orang
17.450 orang
14.319 orang
Jumlah Peminjam
9.344 orang
  7.225 orang
  6.537 orang
Jumlah Buku yang dipinjam
21.610 eks
15.747 eks
12.887 eks
Tabel 4. data pengunjung dan aktivitas pengunjung di Kantor ARPUSDA Pati tahun 2012-2014. (Sumber: Data primer observasi).

       Meskipun penambahan koleksi buku sudah dilakukan pada setiap tahun oleh pihak ARPUSDA Pati, hal tersebut tidak memberikan dampak yang cukup bagus bagi antusias para pengunjung. Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh peneliti didapatkan data pada tabel diatas. Tabel diatas menunjukkan penurunan pada jumlah anggota pada tahun 2013 dan meningkat kembali pada tahun 2014. Pada jumlah pengunjung setiap tahun mengalami penurunan. Penurunan juga terjadi pada jumlah peminjam buku. Hal ini juga terjadi jumlah buku yang dipinjam dari tahun ke tahun mengalami penurunan.
       Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak karyawan ARPUSDA                                    Pati dan disingkronkan dengan data-data yang didapatkan pada waktu observasi berlangsung. Pengurangan atau penurunan aktivitas dan jumlah pengunjung terutama pada minat baca dikarenakan pengunjung datang ke perpustakaan untuk menggunakan fasilitas Wi-Fi yang disediakan oleh pihak perpustakaan. Dengan  akses internet yang disediakan melalui jaringan Wi-Fi, pengunjung dapat dengan mudah menggunakannya dalam gadget yang biasa mereka pakai secara gratis. Karena di ARPUSDA Pati belum disediakan ruang komputer khusus untuk pemustaka, jadi pemustaka bisa mengakses internet dengan menggunakan laptop atau smartphone masing-masing. Oleh karena itulah antusias pengunjung lebih banyak menggunakan Wi-Fi daripada membaca atau meminjam buku.

Simpulan dan Saran
Dari apa yang telah dijabarkan dalam pembahasan “Pengaruh Koleksi Buku Terhadap Minat Baca di Kantor ARPUSDA Pati”, bahwa koleksi buku-buku yang di miliki oleh perpustakaan dapat dikatakan sudah mencukupi kebutuhan para pengunjung yang terdiri dari berbagai kalangan dan lapisan masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan jumlah koleksi buku yang ada, maka simpulan yang dapat ditarik adalah:
1.      Jika perpustakaan dapat menyediakan koleksi bahan pustaka yang terbaru maka minat membaca pengunjung akan meningkan karena dengan adanya koleksi bahan pustaka sangat memberikan motivasi bagi pengujung untuk memimjam buku.
2.      Pengaruh ketersediaan koleksi bahan pustaka terhadap minat baca di Kantor ARPUSDA Pati tidak cukup besar. Hal ini dikarenakan pengunjung yang datang hanya membaca ditempat dan menggunakan fasilitas wifi.
Dari simpulan tersebut, peneliti memberikan beberapa saran, yaitu:
1.      Penambahan koleksi buku juga harus diimbangi dengan keberagaman jenis-jenis buku baru yang menarik dan update. Dengan tujuan pengunjung tidak merasa bosan dengan buku yang sama.
2.      Perlu adanya kerjasama antara pihak semua pihak yang terkait dalam memperkenalkan koleksi paling mutakhir yang dimiliki perpustakaan, karena sebagian siswa masih menyadari kurangnya pemahaman dalam pengenalan koleksi-koleksi mutakhir yang ada di perpustakaan.
3.      Dengan adanya jaringan Wi-Fi dapat dimanfaatkan untuk promosi dan memberikan buku-buku yang ada di perpustakaan yang dikemas semenarik mungkin agar pembaca tertarik untuk meminjam buku.

Daftar Pustaka
Arikunto, Suharsimi (2002). Prosedur Peneltian suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Bastiano dan Undang Sudarsana (2013). Pembinaan Minat Baca. Jakarta: Universitas Terbuka.
Sugiyono (2013). Metode Penelitian Kuantitatif dan  Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabetha.
Suwandi, Sarwiji (2011). Penelitian Tindakan Kelas & Penulisan Karya Ilmiah. Surakarta: Yuma Pustaka.
Suwarno, Wiji (2009). Dasar-Dasar Ilmu Perpustakaan: Sebuah Pendekatan Praktis. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan.

Yulia, Yuyu dan Janti Gristinawati Sujana (2009). Pengembangan Koleksi. Jakarta: Universitas Terbuka.

Comments

Popular posts from this blog

KOLEKSI PERPUSTAKAAN PENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN DI SMK NEGERI 3 PATI

KOLEKSI PERPUSTAKAAN PENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN DI SMK NEGERI 3 PATI WIDI MULYANINGTYAS Email: wdianung@gmail.com PROGRAM STUDY S1 PERPUSTAKAAN ABSTRAK Setiap sekolah harus mempunyai perpustakaan,yaitu perpustakaan sekolah.SMK Negeri 3 Pati mempunyai perpustakaan sekolah yang memadai tetapi koleksi yang dimiliki kurang.Koleksi perpustakaan harus yang sesuai atau relevan, lengkap, dan mutakhir. Begitu juga perpustakaan di sekolah harus sesuai dan mendukung program pembelajaran yang ada di sekolah tersebut.Koleksi perpustakaan sekolah diutamakan untuk mendukung kurikulum sekolah, kebutuhan belajar, dan pengajaran. Perpustakaan sekolah biasanya biayanya terbatas, namun pihak sekolah menyadari pentingnya perpustakaan dalam meningkatkan mutu pendidikan siswa. Koleksi perpustakaan sekolah perlu memasukan unsur fiksi tetapi bukan sembarang fiksi, harus yang kandungan sastranya sangat kental. Akses internet juga harus bisa masuk di perpustakaan. SMK Negeri 3 ...

Undang-Undang Perpustakaan

Agar teman-teman tidak bingung tentang "apa sih tugas pustakawan itu, diakui kah atau tidak pekerjaan sebagai pustakawan itu. Melalui tulisan ini saya akan mencoba memberikan pengertian sedikit yang saya ketahui.  Sebagai referensi untuk teman-teman perpustakaan yang masih mempertanyakan tentang undang-undang bagi pustakawan. Saya lampirkan file berikut  Moga bermanfaat dan menjadi referensi sebagai tugas pustakawan. Salam literasi.... 

Pengembangan Minat Baca Bagi Siswa Sekolah Dasar

Pengembangan Minat Baca Bagi Siswa Sekolah Dasar ( Study kasus di SDN Semirejo 02 ) Rois Anisak rois4nisak@gmail.com S1 Perpustakaan F akultas Ilmu Sosial & Ilmu politik Abstrak Perpustakaan merupakan gudang ilmu dan gudang informasi bacaan. Keberadaan perpustakaan di lingkungan SDN Semiejo 02 di harapkan mampu menyediaakan banyak koleksi buku, baik buku fiksi maupun non fiksi. Untuk menumbuhkan minat baca siswa, peran orangtua, guru sangat dibutuhkan. Orang tua dapat menjadi contoh di rumah, sedangkan guru dapat mengajak siswa untuk membaca buku yang menarik di perpustakaan. Ada beberapa masalah yang kita jumpai di perpustakaan SDN Semirejo 02, seperti kurangnya minat baca siswa, upaya-upaya untuk meningkatkan minat baca. Serta fakor-faktor yang menyebabkan siswa malas membaca. Tujuan meningkatkan minat baca di SDN Semirejo 02 salah satunya adalah mewujudkan suatu sistem penumbuh kembangan minat baca sesuai dengan tujuan pendidikan sekolah dasar juga unt...